Begitu banyak misteri dan hal aneh yang belum terungkap di alam
semesta. Salah satunya terkait keberadaan asteroid raksasa yang
terbentuk sepenuhnya dari logam di Tata Surya -- Galaksi Bimasakti.
Psyche ditemukan oleh astronom asal Napoli, Italia, Annibale de
Gasparis pada 17 Maret 1852. Namanya diambil dari tokoh mitologi Yunani,
Psyche.
Kini, sekelompok ilmuwan sedang merancang sebuah misi
untuk mengungkap asteroid yang diduga merupakan inti besi protoplanet
yang babak belur dan ditelanjangi akibat peristiwa tabrakan dahsyat
dengan benda langit lain. Misi tersebut juga akan memberi wawasan
tentang proses formasi planet dan masa-masa awal keberadaan meraka di
Tata Surya.
Dengan kata lain, manusia Bumi akan segera menyaksikan salah satu 'obyek paling' aneh di luar angkasa itu secara lebih dekat.
"Ini
adalah dunia yang terbentuk dari logam pertama yang akan disaksikan
manusia," kata anggota tim Lindy Elkins-Tanton, Direktur Department of
Terrestrial Magnetism Carnegie Institution for Science, dikutip dari SPACE.com, 16 Januari 2014. "Ini adalah kesempatan menguji sejumlah hal fundamental ilmiah yang belum pernah dilakukan sebelumnya."
Inti Protoplanet?
Asteroid
Psyche yang memiliki lebar 250 kilometer terletak di sabuk utama
asteroid, antara Mars dan Yupiter, sebagian besar terdiri dari besi.
Para ilmuwan menduga, obyek tersebut adalah inti dari protoplanet yang
nyaris telanjang, yang dulunya berada tersembunyi oleh lapisan batu
super-tebal -- yang hancur lebur akibat tabrakan dengan benda langit
lain.
Psyche punya arti penting, menawarkan kesempatan untuk
mempelajari lebih banyak tentang bagian dalam planet atau satelit yang
besar -- yang intinya tersembunyi di bawah lapisan batu yang tebalnya
beberapa kilometer.
"Ini adalah satu-satunya obyek mirip inti yang kita ketahui ada di Tata Surya," tambah Elkins-Tanton.
Misi
robotik yang akan dikirim mendekat ke Psyche akan membantu para
astronom mengukur dunia logam itu -- sebuah obyek di Tata Surya yang
baru sedikit diketahui oleh ilmuwan.
"Kita sudah tahu tentang
obyek-obyek berbatu dan beku, tapi bagaimana dengan yang terbentuk dari
logam. Seperti apa bentuk permukaan dunia dari logam?," kata
Elkins-Tanton.
Dalam rancangan misi, satelit akan
mengorbit ke asteroid raksasa itu sekitar 6 bulan, mempelajari
topografi, fitur permukaan, gravitasi, dan medan magnet. Juga sejumlah
karakteristik lain.
Data yang dikumpulkan satelit akan memberi
gambaran bagaimana planet-planet datang dan terbentuk bersamaan di masa
beberapa juta tahun pertama sejarah Tata Surya. Juga akan memberi para
ilmuwan pemahaman tentang bagian dalam planet terestrial -- misalnya
Bumi.
Penyusunan konsep telah dilakukan selama 1,5 tahun dan akan
didaftarkan dalam misi Discovery-class NASA yang diharapkan terlaksana
pada 2015.
Misi Discovery adalah upaya menjelajah angkasa dengan
biaya murah yang pada 2010 dianggarkan berbiaya US$ 425 juta atau Rp
5,15 triliun -- belum termasuk biaya peluncuran pesawat luar angkasa.
Jika
terpilih, misi Psyche bisa dilaksanakan dengan cepat, karena tidak
memerlukan pengembangan teknologi baru. Pesawat luar angkasa yang akan
digunakan didasarkan pada satelit Dawn NASA -- yang saat ini berada
dalam perjalanan menuju planet kerdil Ceres -- setelah melakukan misi 14
bulan ke obyek raksasa di sabut asteroid: protoplanet Vesta.







0 komentar:
Posting Komentar